IMG20190228094617

Rapat dengar pendapat tersebut adalah dalam rangka meminta tanggapan dan masukan kepada DPR- RI dan Notaris- Notaris Kota Medan selaku Narasumber. Rapat ini membahas tentang Jabatan Notaris yang berkaitan dengan Notaris yang menjabat sebagai PPAT.

Rapat dibuka oleh Sekretaris Program Studi Magister Kenotariatan USU tepat pada pukul 09.00 WIB selanjutnya Sekretaris Prodi Mkn USU menyampaikan paparan sebagai pengantar rapat dan setelah itu mempersilahkan masing-masing narasumber untuk menyampaikan masukan dan tanggapannya terhadap paparan dari Sekprodi MKn USU. Semua tanggapan dan masukan tersebut akan dicatat dan dijadikan bahan pertimbangan untuk melakukan penyusunan RUU tersebut.

IMG 20190228 115843

PERKEMBANGAN PROFESI NOTARIS DALAM ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

PERKAMBANGAN ALAT BUKTI PERKARA PERDATA DAN PENGATURANNYA DALAM RUU HUKUM ACARA PERDATA

PERKEMBANGAN HUKUM PERDATA DI INDONESIA PEMBAHARUAN TERHADAP HUKUM PERDATA DI INDONESIA

JANGKA WAKTU PENGGUNAAN AKTA SURAT KUASA MEMBEBANKAN HAK SURAT KUASA MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN UNTUK MENJAMIN FASILITAS KREDIT PERUMAHAN BERSUBSIDI (PENELITIAN PADA PT. BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL, TBK CABANG MEDAN)

TANTANGAN PENDIDIKAN KENOTARIATAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

PEMBERIAN JAMINAN SISTEM RESI GUDANG DALAM RANGKA PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL MELALUI KREDIT USAHA RAKYAT (KUR)

PERAN DAN TANGGUNG JAWAB NOTARIS DALAM PELAYANAN KEPADA PUBLIK SESUAI DENGAN MORAL ETIKA PROFESI DAN UNDANG-UNDANG

STRATEGI NOTARIS DALAM MENGHADAPI PERKARA PIDANA/PERDATA DALAM KAITANNYA DENGAN KEWENANGAN MPD DAN MKN

PERBANKAN SYARI'AH ISLAMIC BANKING

OSS DAN PERKEMBANGANNYA DI INDONESIA

KEDUDUKAN AKTA OTENTIK YANG DIBUAT DIHADAPAN NOTARIS DALAM HUKUM PEMBUKTIAN ACARA PERDATA

PERLINDUNGAN MEREK PRODUK OBAT IMPORT TERHADAP PEMALSUAN DALAM RANGKA MENDUKUNG PERSAINGAN USAHA YANG SEHAT

EKSISTENSI AKTA NOTARIIL DALAM PEMBUKTIAN SENGKETA EKONOMI SYARIAH DI PENGADILAN AGAMA DI JAWA TENGAH

TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN PROPERTI (PENJUAL) DALAM PEMASARAN PERUMAHAN POLA PRE PROJECT SELLING

PERAN NOTARIS TERHADAP PEREKAMAN AKTA PERSEROAN TERBATAS (PT) PADA PROSES ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS)

TANGGUNG JAWAB NOTARIS

ANALISIS HUKUM PERUSAHAAN PROVIDER DALAM LAYANAN INTERNET SERVICE PROVIDER PADA PELAKSANAAN E-COMMERCE

TANTANGAN PRAKTEK KENOTARIATAN DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 CHALLENGES OF NOTARY PRACTICE IN FACING INDUSTRIAL REVOLUTION 4.0

ANALISIS YURIDIS ATAS GAGALNYA PENGESAHAN PERSEROAN TERBATAS AKIBAT GANGGUAN SISTEM ADMINISTRASI HUKUM UMUM (AHU) ONLINE

PERLINDUNGAN HAK EKONOMI DAN HAK SUMBER DAYA ALAM NEGARA-NEGARA BERKEMBANG DALAM ERA GLOBALISASI PERDAGANGAN: BERDASARKAN GATT/WTO

TINJAUAN YURIDIS KEABSAHAN AKTA NOTARIS YANG DIBUAT BERDASARKAN RUPS ONLINE DALAM ERA CYBER NOTARY

PERANAN FUNGSI DAN TUGAS DEWAN KEHORMATAN NOTARIS DALAM PEMBERIAN SANKSI TERHADAP NOTARIS YANG MELANGGAR KODE ETIK

PERANAN NOTARIS SEBAGAI PEJABAT LELANG KELAS II DALAM PELAKSANAAN LELANG MELALUI MEDIA INTERNET

PERANAN NOTARIS DALAM PENDIRIAN CV PASKA PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA NOMOR 17 TAHUN 2018 TENTANG PENDAFTARAN CV, FIRMA DAN PERSEKUTUAN PERDATA

 PEMANFAATAN TEKNOLOGI OLEH NOTARIS DALAM PELAKSANAAN JABATANNYA

LEGALITAS CYBER NOTARY DAN TANDA TANGAN DALAM RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM

 KEDUDUKAN AKTA AUTENTIK NOTARIS SEBAGAI ALAT BUKTI MENURUT PASAL 1886 KUH PERDATA

 KEDUDUKAN PENGANGKATAN ANAK DALAM SISTEM HUKUM NASIONAL

KEBERADAAN MAJELIS KEHORMATAN NOTARIS WILAYAH BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2014 DI WILAYAH SUMATERA UTARA

ANALISIS YURIDIS BATALNYA PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI YANG TELAH DILAKUKAN PENYETORAN PPH

URGENSI MATA KULIAH PERANCANGAN KONTRAK DI PROGRAM STUDI MAGISTER KENOTARIATAN

PERKEMBANGAN HUKUM AKTA NOTARIS SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM KERANGKA HUKUM ACARA PERDATA

KEWAJIBAN NOTARIS UNTUK MEMPUNYAI KANTOR DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

PERAN OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH (DPS) DALAM MENGAWASI AKAD PEMBIAYAAN PADA PERBANKAN SYARIAH YANG MENGANDUNG KLAUSULA EKSONERASI

PERANAN NOTARIS DALAM PENGUNGKAPAN BENEFICIAL OWNERSHIP INDONESIA

PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN DAN TANTANGAN DI ERA INDUSTRI 4.0

 

 ISBN : 978-602-1183-55-7

 

 

Medan (19/12)

Kampus Magister Kenotariatan USU menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema "Perkebangan Hukum Kontrak di Indonesia" yang dilaksanakan pada Selasa, 18 Desember 2018 bertempat di Gedung Peradilan Semu Fakultas Hukum USU.

PHOTO 2018 12 18 17 28 56

Bapak Prof. Dr. Agus Yudha Hernoko, SH, MH (Pembicara)

Kegiatan yang dibuka oleh Ibu T. Keizerina Devi A, SH, CN, MHum sebagai Ketua Program Studi MKn USU ini menghadirkan Bapak Prof. Dr. Agus Yudha Hernoko, SH, MH selaku Pembicara serta Staff Pegawai dan Mahasiswa MKn USU Semester I.

PHOTO 2018 12 18 17 25 40

 

PHOTO 2018 12 18 17 28 45

MEDAN –HUMAS USU : Universitas Sumatera Utara (USU) meraih juara ketiga dalam Penghargaan Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), serta Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik (Lapor!) Kemenristekdikti 2018. Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im kepada Rektor USU, Prof Dr Runtung Sitepu, SH, M Hum, yang diwakili oleh Ka Humas USU, Elvi Sumanti, ST, M Hum. Acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenristekdikti 2019, yang berlangsung pada 3 hingga 4 Januari 2019 di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah.

Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), serta Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik (Lapor!) Kemenristekdikti 2018, sudah dua kali digelar oleh Kemenristekdikti, sebagai apresiasi atas kinerja Humas dan pengelola Lapor!. Adapun aspek yang dinilai dalam Anugerah Humas meliputi kualitas pelayanan informasi melalui internet (website), media sosial, dan hubungan media. Sedangkan pada Anugerah Pengelola Lapor!, aspek yang dinilai adalah kuantitas pengaduan, penyelesaian, dan rata-rata tindak lanjut.

Acara yang diselenggarakan Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik (KSKP) Kemenristekdikti ini melibatkan juri yang independen dan kompeten, yaitu Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Lembaga Adita Irawati, Digital Strategis Nukman Luthfie, dan Anggota Persatuan Humas serta Founder Nagaru Communication Dian Agustine Nuriman.

IMG 20190104 WA0000 640x454“Saya berharap humas PTN dan LLDikti semakin berkualitas. Pemberian anugerah ini juga diharapkan mendorong insan kehumasan PTN dan LLDikti untuk berkarya lebih kreatif. Harapannya, PTN dan LLDikti terpilih dapat memotivasi humas lainnya untuk berkiprah lebih baik lagi. Bagi yang belum menang, selamat berkarya lebih baik lagi. Kami tunggu karya terbaik Anda di tahun 2019,” ucap Sesjen Kemenristekdikti Ainun Na’im. Selain Sesjen, penghargaan juga turut diserahkan oleh Rektor Undip Yos Johan Utama, Kepala LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah Dwi Yuwono Puji Sugiharto, dan Kepala Biro KSKP Kemenristekdikti Nada Marsudi.

Menurut Ainun Na’im, sejalan dengan prinsip good governance, fungsi Humas pemerintah menjadi vital. Kebijakan pemerintah harus dapat dikomunikasikan, secara cepat, akurat, dan dengan cara yang diterima masyarakat. Untuk itu, Humas pemerintah harus mampu membangun hubungan erat dengan stakeholder.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (16/04/18) menginstruksikan kepada Humas kementerian dan lembaga nonkementerian, serta BUMN untuk transparan dan cekatan dalam pelayanan informasi, terutama yang berkaitan dengan capaian maupun terobosan pemerintah. Informasi yang dikemas haruslah mudah dipahami, menarik, dan menyentuh hati masyarakat. Kemenristekdikti termasuk PTN dan LLDikti, melalui fungsi kehumasannya, berupaya memberikan layanan informasi terbaik kepada stakeholder.

Humas PTN dan LLDikti harus mendiseminasikan program kementerian dan menyerap aspirasi masyarakat, serta sebagai referensi penentu arah kebijakan institusi. Sejalan dengan peran tersebut, humas wajib melaksanakan fungsi utama kehumasan, seperti perencanaan, penyusunan, dan distribusi informasi melalui media massa, media baru, serta pameran. (Humas/Kemenristekdikti)

MEDAN-HUMAS USU : Tidak kurang dari 1.500 ahli, praktisi dan mahasiswa kedokteran yang berasal dari 10 negara, termasuk Indonesia, mengikuti konferensi internasional yang membahas kanker ganas karsinoma nasofaring pada ‎The 1st International Conference of Nasopharyngeal Carcinoma, yang digelar di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU) dan Grand Mercure Hotel Medan. Kegiatan berlangsung dari tanggal 6 hingga 7 Desember 2018 dan dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H Musa Rajek Shah, didampingi Rektor USU, PRof Dr runtung Sitepu, SH, M Hum.

DSC 3404 640x427
The 1st International Conference of Nasopharyngeal Carcinoma merupakan kegiatan yang diselenggarakan ‎oleh Pusat Unggulan Iptek Karsinoma Nasofaring Universitas Sumatera Utara (PUI KNF USU) bekerjasama dengan INDOCAFE FOUNDATION. Para peserta yang berlatar belakang ilmu kesehatan itu berasal dari Malaysia, Singapura, Jepang, Thailand, Timor Leste, Filipina, Hongkong, USA, Swiss dan Indonesia. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum PP PERHATI-KL Indonesia, Dr Soekirman Soekin, M Kes, Sp THT KL(K), Ketua Kolegium THT Bedah Kepala Leher Indonesia, Prof Dr Bambang Hermani, Sp THT KL(K), Ketua Kodi Onkologi Bedah Kepala Leher, Dr Marlinda Adham, Sp THT KL(K), Ph D, para Wakil Rektor USU, Ketua Dewan Guru Besar USU, Prof Dr dr Gontar Alamsyah Siregar, Sp PD, KGEH, dan lain-lain.

DSC 3443 640x427

Sementara para pembicara yang hadir di dalam forum tersebut adalah ; Prof. Anne Wing – Mui Lee (Expert Member for WHO Classification of Head and Neck Tumours, Hong Kong), Prof. Shigeyuki Murono (Fukushima Medical University, Japan), Jakkree Naruekon (Khon Kaen University, Thailand), Dr. Wen-son Hsieh, MD (John Hopkins University School, Singapore), Dr. Alan Soo-Beng Khoo (Molecular Pathology Unit Cancer Research Centre Institute for Medical Research, Malaysia), NG Ching Ching, Ph D (Institute of Biological Sciences Faculty of Science, University of Malaya, Malaysia), Prof. Dr. Mohd Razif Mohammad Yunus (University Kebangsaan Malaysia), Prof. dr. Bambang Hermani, Sp THT-KL (K)., FICS (Universitas Indonesia) dan Prof. Dr. dr. Widodo Ario Kentjono, Sp THT-KL (K)., FICS (Universitas Airlangga, Indonesia).

DSC 3367 640x427

Ketua Panitia The 1st International Conference of Nasopharyngeal Carcinoma yang juga menjabat sebagai Ketua Pusat Unggulan Iptek Karsinoma Nasofaring USU, Dr dr Farhat, M Ked (O.R.L-H.N.S), Sp T.H.T-K.L.(K.), mengungkapkan, bahwa acara tersebut digelar dengan tujuan memberikan kesempatan kepada peneliti, ilmuwan, mahasiswa dan praktisi medis untuk menyajikan dan berbagi inovasi terbaru dalam penelitian medis mengenai karsinoma nasofaring.

"Konferensi ini ‎‎merupakan wadah bagi peneliti, ilmuwan, mahasiswa dan praktisi medis untuk berdiskusi, berbagi, bertukar pikiran dan memperluas pengetahuan, pandangan, serta kemajuan baru dalam penelitian karsinoma nasofaring," ucap Dr Farhat dalam pembukaan konferensi internasional yang berlangsung di Auditorium USU Medan, Kamis (6/12).

DSC 3340 640x427
Dr Farhat menjelaskan, Karsinoma Nasofaring merupakan kanker yang berasal dari sel epitel nasofaring di rongga belakang hidung dan belakang langit-langit rongga mulut. KNF adalah tumor ganas yang paling banyak dijumpai di Indonesia.

Lebih lanjut Dr Farhat menjelaskan, konferensi yang diselenggarakan oleh ‎PUI KNF bekerjasama dengan INDOCAFE FOUNDATION merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahaya penyakit karsinoma nasofaring. Kampanye hidup sehat dan edukasi terus-menerus perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan mencegah peningkatan penderita penyakit tersebut.

DSC 3621 640x427
"Perlu diteliti dan dirumuskan bersama di antara para dokter dan ahli THT-KL mengenai pola penanganannya dan solusi tercepat untuk tindakan sedini mungkin, sehingga dapat meminimalisir tingkat penderitaan pasien, baik di Indonesia maupun di berbagai negara lainnya. Diharapkan dengan tema acara ini bilamana para praktisi kesehatan mempunyai pemahaman yang dalam tentang KNF, maka para penderita penyakit ini akan dapat memiliki hidup yang lebih sehat dan bermakna," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor USU, Prof Dr Runtung Sitepu, SH, M Hum, menegaskan pentingnya penyelenggaraan konferensi internasional tersebut bagi USU. Selain untuk lebih mengenalkan USU kepada dunia, juga untuk menunjukkan peran serta USU dalam penanganan salah satu penyakit berbahaya di dunia.

DSC 3613 640x427
“Kami sangat bangga terhadap kinerja dan semangat yang ditunjukkan oleh seluruh tim yang terlibat dalam penyelenggaraan konferensi ini, mengingat baru pada bulan Oktober 2018 lalu menyelenggarakan konferensi tingkat nasional tentang penyakit KNF ini. Tentu saja sangat menguras tenaga dan pikiran. Hanya berselang dua bulan sudah menyelenggarakan kembali konferensi dalam skala internasional,” ujar Rektor.

Ia juga mengungkapkan, The 1st International Conference of Nasopharyngeal Carcinoma dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas keilmuan para dosen dan peneliti, khususnya yang berasal dari USU. Salah satu out put yang diharapkan adalah dapat melahirkan ide-ide karya-karya tulis ilmiah yang bermanfaat dan berkualitas serta mampu menembus jurnal publikasi ilmiah bereputasi.

DSC 3484 640x427
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah mengharapkan, agar pertemuan yang dihadiri para ahli dari berbagai negara itu dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran baru yang bisa dijadikan terobosan dalam mengantisipasi dan menangani penyakit Karsinoma Nasofaring, baik di Indonesia maupun seluruh dunia. (Humas)