MEDAN – HUMAS USU : Dr Iskandar Muda, SE, M Si, Ak, CA, salah seorang dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) yang juga seorang peneliti, menerima SINTA Awards dari Menristekdikti Prof H Mohamad Nasir, Ph D, pada Rabu (4/5/2018) malam, didampingi Rektor USU, Prof Dr Runtung Sitepu, SH, M Hum.

Iskandar Muda 2Penghargaan bergengsi dari SINTA itu diraih Dr Iskandar Muda setelah terpilih menduduki Peringkat I Publikasi Ilmiah Tingkat Nasional Tahun 2018. SINTA (Science and Technology Index) merupakan sebuah portal yang didedikasikan untuk para peneliti dan perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia, yang secara resmi diluncurkan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada 30 Januari 2017 lalu.

Iskandar Muda 1Perolehan penghargaan bergengsi oleh dosen USU tersebut melengkapi prestasi USU tahun ini dalam bidang publikasi ilmiah. Sebagaimana pernah dilansir sebelumnya, bahwa USU saat ini meraih peringkat 2 jumlah publikasi ilmiah terindeks Scopus tertinggi pada tahun 2018 untuk seluruh perguruan tinggi negeri dan lembaga penelitian di Indonesia. Peringkat tersebut meletakkan USU di bawah Universitas Indonesia (UI) yang menduduki peringkat tertinggi. Sebelumnya, pada paruh pertama tahun 2018, terhitung Januari hingga Juni, posisi puncak tertinggi itu dipegang oleh USU, sebelum akhirnya direbut kembali oleh UI.

Iskandar Muda 3Tercatat selama 3 tahun terakhir, yakni periode 2016, 2017 dan 2018, USU menduduki peringkat 5 di bawah Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Pertanian Bandung (IPB). (Humas)A

MEDAN – HUMAS USU :  Universitas Sumatera Utara (USU) menerima 3275 mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN 2018. Rektor USU Prof. Dr. Runtung Sitepu, SH., M.Hum, menyampaikan data tersebut di ruang kerjanya, Selasa (3/7).

Prof Runtung memaparkan bahwa dari 3275 orang yang lulus tersebut, USU menerima sebanyak 1805 orang dari kelompok ujian saintek (IPA) dan 1475 dari kelompok soshum (IPS). Sementara peminat yang memilih USU baik pilihan satu, dua dan tiga meningkat dibanding tahun lalu. Tahun ini tercatat 43.044 yang memilih IPA dan 31.860 orang yang memilih IPS. Untuk Program Studi yang paling banyak diminati pada kelompok ujian IPA adalah Program Studi Agrobisnis dan Program Studi Hukum untuk kelompok ujian IPS.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Runtung juga mengimbau kepada seluruh mahasiswa yang telah dinyatakan lulus untuk dapat melakukan pengisian UKT/SPP online pada 4-11 Juli 2018. Pendaftaran dan Pemeriksaan kesehatan dilakukan pada 24-27 Juli 2018 di Kampus USU. Informasi yang lebih lengkap dapat dilihat di www.usu.ac.id.

Universitas Sumatera Utara

Rektor menjelaskan kepada calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus diharapkan untuk segera melakukan pengisian UKT/SPP sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. “Jangan sampai tidak mengisi karena itu bisa menggugurkan kelulusan calon mahasiswa,” ujarnya.

Rektor juga memberikan selamat kepada yang telah lulus SBMPTN di USU. Sementara yang belum lulus jangan putus asa, dan bisa mencoba jalur Seleksi Masuk Mandiri (SMM) USU dan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Program Diploma (SPMPD). 

Penerimaan Jalur SMM dan SPMPD USU

Wakil Rektor I USU, Prof Dr Ir Rosmayati, MS melalui Kepala Humas USU Elvi Sumanti, MHum, mengatakan, bahwa untuk calon mahasiswa yang belum lulus di SBMPTN, USU kembali membuka kesempatan penerimaan mahasiswa baru tahun 2018 melalui jalur Seleksi Mahasiswa Mandiri (SMM) dan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Program Diploma (SPMPD).  

Menurut Elvi, dibukanya pendaftaran untuk kedua jenis seleksi penerimaan mahasiswa baru itu merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh para alumni SMU/SMK, khususnya yang belum beruntung diterima melalui jalur penerimaan SNMPTN dan SBMPTN.

Ditambahkan Elvi, seleksi penerimaan mahasiswa untuk jalur Seleksi Mahasiswa Mandiri (SMM) dapat dilakukan secara online pada laman http://penerimaan.usu.ac.id yang dimulai dari tanggal 20 Juni hingga 10 Juli 2018. Biaya seleksi ditetapkan sebesar Rp 500.000,- yang dapat dibayarkan melalui Bank BNI 46.

Pencetakan kartu peserta dijadwalkan pada tanggal 20 Juni hingga 12 Juli 2018. Sementara ujian tulis akan dilaksanakan pada hari Minggu, 15 Juli 2018, yang hasilnya akan diumumkan pada hari Jum’at, 22 Juli 2018.

Seleksi jalur mandiri merupakan kesempatan atau seleksi terakhir untuk menjadi mahasiswa program sarjana (S1) di Universitas Sumatera Utara, yang sebelumnya telah dilakukan melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN. Jika melalui jalur mandiri mahasiswa yang bersangkutan masih belum beruntung lolos sebagai penerimaan mahasiswa di USU, maka dapat kembali mencoba peruntungannya dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Program Diploma (SPMPD).

Adapun Seleksi Penerimaan Mahasiswa Program Diploma (SPMPD) dijadwalkan membuka pendaftaran secara online pada laman http://penerimaan.us.ac.id dari tanggal 03 Juli hingga 25 Juli. Biaya seleksi yang ditetapkan oleh panitia terbagi atas dua kategori, yakni untuk IPA/IPS dikenai biaya sebesar Rp 200.000,- dan IPC sebesar Rp 250.000,- yang dapat dibayarkan melalui Bank BNI 46.

Pencetakan kartu peserta akan dilakukan pada tanggal 03 Juli hingga 26 Juli 2018. Pelaksanaan ujian tulis SPMPD dilaksanakan pada hari Minggu, 29 Juli 2018, dan hasilnya akan diumumkan pada hari Rabu, 01 Agustus 2018.

Laman resmi panitia yang memuat informasi resmi tentang SMM dan SPMPD USU dapat diakses melalui laman http://penerimaan.usu.ac.id. Alamat panitia: Universitas Sumatera Utara, Jln Dr T Mansur No.9 Medan 20155, Telp (061) 8211822. (humas)

MEDAN – HUMAS USU : Menyongsong digelarnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilakukan serentak di beberapa wilayah di Indonesia pada 27 Juni 2018, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Dr Runtung Sitepu, SH, M Hum, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik. Hal tersebut disampaikannya sebagai pernyataan dalam kaitan Pilgubsu yang akan dilaksanakan pada tanggal tersebut, bertempat di ruang kerjanya, Selasa (26/6).
 
IMG 20180626 WA0034 800x645
 
Rektor meminta, agar seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan cermat dan menentukan pilihan yang benar-benar dianggap mampu mengemban tanggungjawab pembangunan dan memajukan Sumatera Utara. Secara khusus imbauan itu juga ditujukannya kepada keluarga besar USU. 
 
Selain itu, kepada seluruh pasangan calon dan tim suksesnya diharapkan juga mampu mewujudkan pilkada jujur dan demokratis.
 
“Saya mengimbau masyarakat semua untuk memilih calon terbaik sesuai hati nurani dan visi misi mereka yang sudah disosialisasikan.  Untuk aparatur sipil negara saya harapkan mampu menghindari berbagai tindakan dan praktik-praktik pemilihan yang curang dan melanggar peraturan. Marilah kita sama-sama mengawal pilkada agar terlaksana dengan baik, bersih dan jujur. Juga menjaga suasana di Sumut tetap kondusif dan terpelihara,” tandasnya.
 
Pada kesempatan terpisah, Dekan FISIP USU, Dr Muriyanto Amin, S Sos, M Si, menyampaikan pendapat senada dengan Rektor USU. Ia menegaskan bahwa pilkada bersih harus menjadi komitmen bersama para peserta pilkada, baik penyelenggara, parpol pengusung, calon kepala daerah, dan pemilih). Hal tersebut dibutuhkan untuk terwujudnya substansi demokrasi.
 
IMG 20180626 WA0021 800x533
 
Menurut Dr Muriyanto, substansi demokrasi dalam pilkada itu adalah proses pemilihan yang dilakukan secara jujur, adil, terbuka, dan tanpa kekerasan atau intervensi dari kelompok dominan seperti institusi negara. Selain itu pilkada bersih dilakukan agar pilihan warga negara dilakukan atas dasar kepentingan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
 
“Pilkada bersih pelaksanaannya harus benar-benar demokratis sesuai ketentuan dan mengutamakan penegakan hukum, sehingga hasilnya bisa lebih baik buat masyarakat,” katanya. (Humas)

 MEDAN – HUMAS USU : Dr Iskandar Muda, SE, M Si, Ak, CA, salah seorang dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) yang juga seorang peneliti, menduduki peringkat pertama dalam top 50 ranking SINTA Score untuk tiga tahun terakhir, terhitung dari 2016. SINTA (Science and Technology Index) merupakan sebuah portal yang didedikasikan untuk para peneliti dan perkembangan ilmu pengetahuan, resmi diluncurkan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada 30 Januari 2017 lalu.

Peringkat tersebut diraihnya melalui 38 judul jurnal artikel dan 9 judul conference papers. selain data yang termuat pada laman SINTA,  Dr Iskandar Muda juga mencatatkan jumlah publikasi yang diraih melalui dua kelompok data, yakni data yang tercatat di jurnal Scopus serta data Google. Untuk publikasi Scopus, Dr Iskandar Muda telah menghasilkan 47 dokumen dan 953 sitasi. Sementara data yang dicatatkan pada Google, ia telah menghasilkan 147 dokumen dan 792 sitasi.

foto Dr Iskandar Muda

Posisi puncak yang diraih oleh dosen FEB USU itu merupakan catatan prestisius karena berhasil mengungguli 111.153 dosen dan peneliti lainnya. Selain itu juga, Dr Iskandar Muda berhasil meruntuhkan dominasi para dosen atau peneliti yang berasal dari berbagai universitas dan lembaga terkemuka di Indonesia, seperti Universitas Indonesia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Institut Teknologi Bandung dan sebagainya.

Dr Iskandar Muda bukanlah satu-satunya peneliti USU yang masuk dalam Top 50 Ranking SINTA Score. Drs Mahyuddin KM Nasution, MIT, Ph D, peneliti yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III USU juga masuk dalam Top 50 Ranking SINTA Score, dengan menduduki peringkat ke 45. Ia mencatatkan 4 jurnal artikel dan 32 judul conference paper yang terindeks scopus.

DSC 5331

Untuk data yang diakumulasikan selama tiga tahun terakhir oleh Scopus, Drs Mahyuddin KM Nasution, MIT, Ph D, telah menghasilkan 40 dokumen dan 176 sitasi. Sementara data yang dibukukan oleh Google mencatat 99 dokumen dan 1.120 sitasi yang telah dihasilkan olehnya.

Wakil Rektor III USU mengimbau kepada para peneliti USU untuk terus bersemangat dalam menulis paper dan  mempublikasikannya di jurnal-jurnal bereputasi terindeks scopus. Bukan saja hal tersebut sangat dibutuhkan sebagai sumbangsih ilmuwan terhadap proses kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban, namun juga untuk semakin menggiatkan aktivitas menulis dan melakukan penelitian. Pemikiran serta terobosan-terobosan baru sangat diperlukan untuk menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan manusia dalam memudahkan aktivitasnya sehari-hari. (Humas)